Setelah dideklarasikan pada 21 Desember 2006 di Jakarta, Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) melakukan pengembangan organisasi di daerah. Pada 18 Juli 2007 Partai Hanura membentuk struktur kenpengurusan di Provinsi Sulawesi Tenggara ditandai dengan pelantikan pengurus DPD dan DPC Partai Hanura se-Sulawesi Tenggara dipusatkan di Kendari. Saat itu Muhammad Sabri Manomang dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Hanura Sultra sekaligus menandai keikutsertaan Partai Hanura pada Pemilu 2009 di Sulawesi Tenggara untuk pertama kalinya.
Perjalanan kepemimpinan Partai Hanura di Sultra mengalami beberapa kali perubahan, Terakhir pada tanggal 20 Agustus 2025 melalui Musyawarah Daerah IV Partai Hanura Sulawesi Tenggara yang dilaksanakan di Kendari berhasil menetapkan H. Fajar Ishak Daeng Jaya sebagai Ketua DPD Hanura Sultra periode 2025–2030. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi.
Pada pemilu 2009 Partai Hanura berhasi menempatkan 2 (Dua) orang kadernya di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu:
1. Muh. Sabri Manomang, S.E (Dapil Sultra 3)
2. Ir. Mardamin, M.Pd (Dapil Sultra 4)
Pada pemilu 2014 Partai Hanura berhasi menempatkan 3 (Tiga) orang kadernya di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu:
1. Ir. Mardamin, M.Pd (Dapil Sultra 4)
2. Muh. Ferry Angriawan (Dapil Sultra 5)
3. Mirna Lachmuddin (Dapil Sultra 6)
Pada pemilu 2019 Partai Hanura berhasi menempatkan 1 (Satu) orang kadernya di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu:
1. H. Fajar Ishak Daeng Jaya, S.E., M.H. (Dapil Sultra 4)
Pada pemilu 2024 Partai Hanura berhasi mempertahankan kursinya di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu:
1. H. Fajar Ishak Daeng Jaya, S.E., M.H. (Dapil Sultra 4)